.: Selamat datang di website resmi SB3 jawa (Satu Bulan Bisa Baca wilayah Jawa) | Jadilah mitra kami yang pertama di kota Anda | Ayo segera bergabung :.

Permainan Kehidupan Paling Berharga itu Belajar....

Pertanyaan kapan sebaiknya kita mulai mengajar anak membaca adalah cukup menarik. Seorang ibu bertanya kepada seorang ahli perkembangan anak mengenai usia berapa dia harus mulai melatih anaknya.
"kapan anak anda akan lahir?" tanya ahli anak.
"Oh, anak saya usianya sudah 5 thn sekarang, " jawab sang ibu.
" Nyonya," kata ahli, "cepatlah pulang. Anda telah menyia-nyiakan 5 thn yang paling baik dari hidup anak Anda". Sang ibupun terkejut.

Usia 1 thn adalah waktu dan energi yang paling sedikit untuk mengajar anak membaca. (jika kita bersedia bersusah payah sedikit, kita bisa mulai pada usia 8 bln, atau jika kita benar-benar pintar, pada usia 3 bln).
Memulai mengajar membaca pada usia 5 thn lebih mudah daripada usia 6 thn.usia 4 thn lebih mudah daripada usia 5 thn, 3 thn lebih mudah daripada 4 thn, 2 thn lebih mudah daripada 3 thn, dan 1 tahun itu paling mudah.
Benarkah? Bagaimana cara mengajar membaca anak usia 1 thn?
Pemahaman tentang permainan yang salah, telah membuat sebagian guru dan orangtua merasa anak usia dini  harus dijauhkan dari membaca. Mereka harus di dekatkan dengan aktivitas bermain (lari, loncat, memegang, menggambar, bermain pasir, dsj).  Benar sekali, saya setuju dengan segala macam pendekatan permainan yang disebutkan di atas, malahan turut menganjurkan. Tapi ketahuilah bahwa kita sedang berbicara tentang anak manusia, yang berbeda dengan anak binatang. Ketika seorang pelatih sirkus melatih gerakan yang unik-unik pada seekor monyet, misalnya. Sang pelatih hanya mentargetkan si monyet ini dapat melakukanya dengan semakin sempurna. Berbeda sekali dengan anak manusia, ketika bermain dengan segala macam permainan itu tentu tidak untuk menjadi sangat sempurna, tetapi sekedar merangsang fisiknya agar kuat, lentur, dan beragam targetan fisik sejenis.Tapi ingatlah pada saat yang sama anak juga sedang melakukan proses pengindraan, dia meraba, mengecap, kemudian dia berpikir "sesuatu". Nah proses berpikir inilah yang membedakanya dengan seekor monyet (pada level berpikir yang lebih tinggi) dan disinilah  letak, mengapa proses belajar membaca sudah bisa di mulai.

Jangan Anda bayangkan bahwa mengajarkan membaca pada anak usia 1 thn itu dengan duduk dan mengahadapkanya dengan tumpukan buku, dan Anda mengajaknya mengeja, kemudian Anda mengujinya. Bukan seperti itu cara melakukanya. Caranya simpel sekali, mulailah dengan suku kata saja yang di tulis cukup besar (dalam kertas A4) menggunakan huruf kecil, dibacakan padanya. Anda tidak perlu mengujinya, biarkan dia menyerapnya hingga tahun-tahun yang akan datang.  Juga dengan "stimulus baca". Anak-anak sejak dini sudah "bermain" membaca (maksimal 5 menit dalam sehari dan bisa bertambah selama anak menikmati dengan bertambahnya usia). Anda akan terkejut begitu dia masuk sekolah kelak.....

Ref :
Doman, Glen. 1986. Mengajar Bayi Anda membaca.Gaya Favorit Press.